7 Kebiasaan Baik Awak Kabin

Untuk bisa bekerja dengan effective awak kabin harus memiliki 7 kebiasaan ini:

1. Selalu Tepat Waktu.

OTPOn Time Performance menjadi daya tarik penumpang untuk memilih terbang dengan airline tertentu. Keterlambatan awak kabin datang ke tempat kerja dapat mempengaruhi jadwal penerbangan yang sudah ditetapkan dan berdampak buruk pada nama baik airline dimana dia bekerja.

Jangan mengaku sebagai awak kabin bila tidak bisa tepat waktu.

Tips: Berusahalah untuk selalu tepat waktu bila membuat janji bertemu dan selalu datang 10 menit sebelum saat pertemuan.

2. Pandai Membagi Waktu.

membg wktuKebiasaan selalu tepat waktu berhubungan erat dengan kepandaian membagi waktu. Seseorang yang tidak bisa tepat waktu pasti merasa kesulitan untuk membagi waktunya dengan baik.

Saat terbang dalam keadaan normal awak kabin harus bisa membagi waktu agar servis penyajian makanan tidak keteteran dan pengecekan kabin saat sebelum lepas landas dan mendarat (cabin secure) bisa dilaksanakan dengan sempurna.

Saat pendaratan darurat  terencana (expected emergency landing), kapten akan memberikan waktu bagi awak kabin untuk mempersiapkan penumpang sebelum terjadi benturan dan waktu yang diberikan tentunya tidak lama tergantung dari seberapa berbahayanya situasi di dalam pesawat saat itu. Awak kabin harus benar-benar memanfaatkan sedikit waktu yang tersedia ini mempersiapkan kabin dan penumpang.

Tips: tetapkanlah jadwal saat akan melakukan kegiatan dengan memperkirakan waktu tidur, waktu mandi dan bersiap-siap serta waktu tempuh menuju tempat tertentu sehingga tidak terlambat melaksanakan kegiatan tersebut.

3. Mendahulukan yang paling penting.

prioritize-study-first2Walaupun servis dan pelayanan serta kenyamanan penumpang sangat penting bagi awak kabin, keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama di dalam setiap penerbangan. Dengan instruksi kapten, awak kabin bisa saja menunda atau tidak menyelesaikan penyajian makanan saat cuaca buruk karena keberadaan trolley makanan di tengah kabin yang terguncang bisa membahayakan jiwa penumpang.

Jadwal kerja yang tidak beraturan dapat mengganggu waktu istirahat awak kabin. Awak kabin perlu memprioritaskan waktu untuk beristirahat sebelum bekerja agar tetap sehat dan segar saat bertugas.

Tips: Biasakan untuk membuat prioritas saat akan mengerjakan sesuatu. Kerjakan dulu yang lebih penting. Buatlah checklist untuk daftar kegiatan yang akan dikerjakan dan urutkan dari yang terpenting.

4. Bersih.

Selain kebersihan diri yang tentunya berdampak pada penampilan awak kabin, kebersihan tempat kerja di dalam pesawat juga menjadi perhatian awak kabin. Sampah yang berserakan di dalam kabin bisa mencelakai penumpang dan awak kabin saat evakuasi. Sampah-sampah ini bisa menyebabkan kita terjatuh karena tersandung atau terselip saat lari berhamburan keluar dari pesawat.

Seorang awak kabin yang baik tidak senang melihat sampah berserakan karena terbiasa menjaga kebersihan dan kerapihan.

Tips: Jaga lingkungan di sekitar kita selalu bersih dengan membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan. Jaga kebersihan diri sendiri dengan mandi teratur dan kenakan baju yang bersih dan rapih.

5. Ramah Tamah.

fake-smileAwak kabin identik dengan senyuman. Awak kabin senang menyapa dan pandai berbasa basi untuk menyenangkan hati penumpang. Awak kabin akan dengan senang hati mendengarkan curahan hati penumpang yang sedang sedih ataupun gembira tanpa penumpang mengetahui apa yang ada di dalam hati awak kabin. Perasaan susah, sedih, harus disimpan rapat-rapat saat seragam dikenakan.

Tips: Mulailah untuk selalu tersenyum bila berpapasan dengan teman atau tetangga, angkat wajah dengan penuh percaya diri dan lebih dulu menyapa “Selamat pagi/siang”.

6. Senang Menolong.

Kebiasaan menolong dengan ikhlas, rela berkorban untuk keselamatan orang lain tentunya bukan suatu kebiasaan yang bisa didapatkan dalam satu hari saja, melainkan perbuatan yang harus sering dilakukan berulang ulang sehingga menjadi suatu kebiasaan baik yang akan keluar secara alami saat dibutuhkan.

Tips: Jangan ragu untuk mengulurkan tangan memberi bantuan seperti saat di dalam bis yang penuh sesak, berikan tempat duduk kepada mereka yang lebih berhak seperti lansia, ibu hamil dan anak-anak.

7. Organized.

galleyRuang kerja dan waktu yang terbatas di dalam pesawat menyebabkan awak kabin harus pintar membuat dan mengatur sistem kerja dengan baik.

Awak kabin harus selalu bisa menjaga galley dan cabin-nya tertata rapih. Tidak mengeluarkan benda-benda yang tidak perlu dan menyimpan kembali benda benda yang telah selesai digunakan. Galley dan cabin yang berantakan bisa membahayakan jiwa penumpang dan awak kabin terutama saat cuaca buruk. Goncangan tak terduga pada badan pesawat bisa menyebabkan barang-barang yang tidak tersimpan atau terikat dengan aman terlempar dan mencederai penumpang dan awak kabin yang ada di dalam pesawat.

Tips: Mulailah dengan selalu menjaga kerapihan kamar sendiri dan simpan kembali barang-barang apabila selesai digunakan.

Wannabe yang ingin sekali menjadi awak kabin bisa mulai memperaktekkan dan membiasakan diri melakukan 7 kebiasaan baik ini agar mudah beradaptasi saat sudah diterima bekerja nanti.

 

About skydewi

Seorang ibu pencinta langit. Kopi susu di pagi hari adalah WAJIB. Benci orang malas apalagi bau badan. Mewarisi keahlian menjahit ibu sekaligus mesin jahitnya. Percaya bahwa dengan persetujuan Tuhan, Hidup adalah Pilihan. Visit me on https://mylifeasacabincrewmember.blogspot.com/

Posted on June 11, 2014, in Tips and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: