Pramugari Neerja Bhanot

ImagePramugari Neerja Bhanot, 23 tahun; berkebangsaan India, adalah seorang Purser ( supervisor ) pada perusahaan penerbangan Pan Am milik Amerika Serikat yang pada tanggal 5 September 1986 mengalami pembajakan oleh teroris di Karachi Pakistan. Penerbangan Pan Am Flight 73 yang baru tiba dari Mumbai, dan sekiranya akan terbang menuju kota  New York melalui Frankfurt, dibajak 4 orang teroris bersenjata saat sedang mendarat di Karachi pukul lima dini hari.

Pramugari Neerja Bhanot memperingatkan para pilot di ruang kemudi dan ketiga pilot tersebut berhasil meloloskan diri keluar dari pesawat. Sebagai awak kabin paling senior saat itu Neerja Bhanot tetap tinggal di dalam pesawat bersama para penumpang dan awak kabin lainnya. Para pembajak adalah anggota kelompok teroris Abu Nidal dukungan negara Libya yang bertujuan memaksa pilot menerbangkan pesawat B 747 seri 100 tersebut sebagai “flying bomb” untuk menyerang Kantor Kementrian Pertahanan Israel.

Mengetahui bahwa para pilot sudah pergi meninggalkan pesawat, teroris menjadi sangat marah dan mengancam akan menbunuh semua warga Amerika yang ada di dalam pesawat apabila para pilot tersebut tidak segera kembali. Seorang warga Amerika naturalisasi keturunan India menjadi korban pertama penembakan. Teroris memerintahkan awak kabin mengumpulkan semua paspor penumpang, mencari warga Amerika yang lain di dalam pesawat  untuk dijadikan sasaran berikutnya.

Tanpa sepengetahuan teroris, Neerja Bhanot menginstruksikan awak kabin untuk menyembunyikan sekitar sembilan belas paspor Amerika yang berhasil dikumpulkannya, milik delapan belas orang penumpang dan satu orang awak kabin, ke bawah kursi dan tempat sampah. shaurya3 Setelah tujuh belas jam berada di dalam pesawat, teroris kehilangan kesabarannya dan mulai menembaki para penumpang.

Neerja Bhadot berhasil membuka pintu darurat dan membantu sejumlah penumpang keluar dari dalam pesawat untuk menyelamatkan diri dan menjadikan dirinya tameng bagi tiga orang anak yang dihujani tembakan oleh teroris. Dua puluh orang tewas dalam peristiwa pembajakan ini, dua belas diantaranya warga India, sisanya warga Amerika, Pakistan dan Meksiko.

Dunia internasional mengenal Neerja Bhanot sebagai pahlawan teroris dan oleh pemerintah India dianugerahi penghargaan Ashoka Chakra, atas keberaniannya mempertaruhkan nyawa demi membela penumpang di dalam pesawat.

“Her loyalties to the passengers of the aircraft in distress will forever be a lasting tribute to the finest qualities of the human spirit”. – Ashok Chakra citation –

[ Disadur dari Wikipedia ]

About skydewi

Seorang ibu pencinta langit. Kopi susu di pagi hari adalah WAJIB. Benci orang malas apalagi bau badan. Mewarisi keahlian menjahit ibu sekaligus mesin jahitnya. Percaya bahwa dengan persetujuan Tuhan, Hidup adalah Pilihan. Visit me on https://mylifeasacabincrewmember.blogspot.com/

Posted on June 17, 2013, in Hero and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Merinding saya baca ini , mbak Dewi, dedikasi dan loyalitas Neerja Bhanot sebagai seorang awak kabin memang pantas untuk dianugerahi penghargaan tertinggi yah, mbak ^_^

    Like

  2. Betul rizky…😉

    Like

  1. Pingback: Andakah Pramugari yang Kami Cari? | skydewi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: