Jetlag dan Jam Biologis Awak Kabin

Jetlag, sering dengar tapi nga ngerti artinya?

muigio

Tubuh manusia memiliki apa yang disebut jam biologis atau Biological Clock yang bekerja secara otomatis mengatur segala kebutuhan tubuh secara alami seperti waktu tidur, waktu bangun, waktu berkonsentrasi, waktu pengeluaran hormon, waktu perubahan suhu tubuh dan lain sebagainya.

Jika kita berpergian atau berpindah ke zona waktu yang berbeda seperti misalnya dari Jakarta ke Amsterdam yang memiliki perbedaan waktu – 6, mekanisme jam biologis kita akan terganggu karena tubuh kita masih terprogram mengikuti waktu asal yaitu Jakarta. Dampak yang nyata dirasakan adalah sulitnya mengatur waktu tidur dan waktu bangun.

Seseorang akan mengalami jetlag apabila ia melakukan perjalanan ke tempat yang memiliki perbedaan zona waktu tiga jam atau lebih dengan kota asal keberangkatan. Untuk itu mereka yang melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur atau Singapura dari Jakarta tidak akan mengalami Jetlag.

Gangguan pada jam biologis seperti Jetlag biasanya lebih berat dirasakan oleh mereka yang melakukan perjalanan ke arah timur dibandingkan mereka yang melakukan perjalanan ke arah barat. Hal ini disebabkan tubuh lebih sulit menerima percepatan waktu daripada kemunduran waktu dan untuk bisa kembali normal, jam biologis dalam tubuh manusia memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan waktu di tempatnya yang baru.

Awak kabin seringkali mengalami gangguan jam biologis ini karena pekerjan yang membawanya berpindah dari satu zona waktu ke zona waktu yang lain dalam kurun waktu yang sangat singkat.

sleepingfa

Hal yang sebaiknya dilakukan awak kabin untuk mengatasi jetlag adalah dengan tidak langsung pergi tidur bila tiba di hotel tujuan pada siang hari. Berjalan-jalan keluar dan memberikan sebanyak mungkin cahaya pada tubuh akan membantu tubuh untuk bisa cepat beradaptasi. Malam hari  saat akan berangkat tidur ruangan kamar sebaiknya dibuat gelap dengan menutup tirai serta mematikan semua lampu kamar untuk membiasakan tubuh dengan zona waktu yang baru.

Awak kabin harus pandai mengatur waktu dan memanfaatkannya untuk beristirahat dengan baik karena pekerjaan awak kabin menuntut mereka untuk selalu siap kapan saja mereka dibutuhkan. Bahkan saat jam biologis memerintahkan tubuh untuk tidur, awak kabin harus tetap terjaga dan menyapa penumpang di atas pesawat.

Perbedaan zona waktu bisa mempengaruhi kinerja awak kabin sehingga berdampak pada kemampuan awak kabin tersebut dalam berkonsentrasi terutama pada saat emergency.

Tertidur di atas jumpseat pada saat take off dan landing bisa membahayakan penerbangan karena saat take off dan landing adalah saat yang sangat genting dimana awak kabin harus siap siaga menghadapi segala kemungkinan.

Posted on April 21, 2013, in Safety and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. Waktu terbang dr jkt ke dubai kmren kerasaa bgt tuh

    Like

  2. ehmm…. body clock ? circadian rhythm … increasing testos .. testoss..testooss…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: