The “NO GO” Items

Kalau tidak membawa barang barang ini, pramugari bisa gagal terbang.

1. Valid Passport dan Visa.

Image

Waduh, kalau ngga bawa passport sudah pasti pulang lagi atau dipulangin dan jelas jelas ngga bisa lewat imigrasi. Di dalam passport pramugari harus ada visa negara yang menjadi tujuan penerbangan airline yang bersangkutan. Visa untuk crew tentunya berbeda dengan visa turis biasa.

2. Valid ID Card.

Salah satu cara bisa wara wiri di airport, ya harus pakai ID Card. ID Card akan selalu dikenakan bersama seragam pramugari dan merupakan bagian dari seragam, untuk itu tidak boleh lepas dari leher kecuali saat pintu pesawat sudah ditutup dan mulai dikenakan lagi saat akan membuka pintu di tempat tujuan. Tidak cuma untuk terbang, ID Card pramugari juga bisa kasih extra discount untuk berbelanja di Duty Free dan banyak lagi, asik kan ?🙂

3. Senter Kecil.

Image

Kayak satpam ya. Pramugari harus selalu membawa senter kecil sendiri setiap terbang. Ngga hanya untuk keadaan darurat, tapi juga saat normal. Senter sangat penting dan membantu pramugari dalam pekerjaannya. Saat terbang malam, lampu kabin terkadang diredupkan agar penumpang bisa istirahat untuk itu senter sangat diperlukan saat pengecekan cabin.

4. Health Certificates.

Health Certificates berisi daftar imunisasi yang sudah diterima awak kabin dan semuanya harus masih dalam masa berlaku. Health Certificates dibutuhkan untuk memasuki negara-negara tertentu yang mewajibkan awak kabin yang masuk ke negara tersebut sudah mendapatkan vaksin penyakit tertentu seperti “Yellow Fever, Hepatitis A, Meningitis” dan sebagainya. Pekerjaan awak kabin yang selalu berpindah-pindah negara dikhawatirkan mudah tertular penyakit dari benua yang satu dan membawanya ke benua yang lain.

5. Jam Tangan.

ImageTerbang ngga bawa jam tangan ? gawat banget.  Di dalam penerbangan segala sesuatu mesti diukur dengan waktu. mulai dari boarding penumpang, memanaskan makanan, servis penumpang, sampai persiapan lepas landas dan mendarat, semua diatur waktunya. Ngga mungkinkan pramugari nanya penumpang, berapa jam lagi mendarat? Jam tangan juga sangat penting saat expected emergency landing. Pada saat ini Captain akan memberitahukan sisa waktu yang dimiliki untuk mempersiapkan kabin sebelum pesawat mengalami impact. Harus benar benar diatur agar semua bisa selamat sesuai rencana pendaratan darurat.

IMG_7432

The last but not least, sepatu-sepatu harus disemir mengkilat biar tambah kinclong. Sepatu serving pramugari atau flat shoes juga nga kalah penting loh dari high heels, kebayang ngga kalau kelupaan bawa sepatu serving dan harus berdiri di dalam pesawat dengan high heels 7 cm selama 10 jam, haduuuuh… nga ku…ku..

Kalau semua sudah ready, siap berangkat naik jemputan, Selamat Terbang Ya, SAFE FLIGHT..!!

Posted on April 11, 2013, in My Story and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Mbak Dewi, tulisannya sangat menarik, saya awam yang tadinya cuma tau terbang tok, jadi aware dengan dunia penerbangan🙂 Terus menulis artikel yang menarik ya mbak

    *pssttt…kalo sepatu-sepatu pramugari ada merek khusus? kayaknya nyaman banget, habis wara wiri dengan ‘cantiknya’ apa ya😀

    Like

  2. Terima kasih sudah sudi mampir di blog ini Anindya, semoga bisa memberi manfaat. Saya akan tulis artikel tentang sepatu pramugari nanti kalau ada waktu senggang. Terima kasih atas ide-nya….

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: