Dapur Umum Pesawat

Banyak penumpang yang belum tahu kalau makanan pesawat yang menggugah selera dimulai dari salad, makanan panas utama (hot meal) seperti nasi goreng, nasi ayam, daging atau ikan, kue-kue manis pencuci mulut, dan lain sebagainya ternyata tidak dimasak oleh pramugari di dapur pesawat.

23606_1155992560115_3156540_n

Dapur pesawat atau Galley, begitu sebutannya dalam dunia penerbangan, merupakan tempat dimana makanan untuk penumpang disiapkan. Makanan ini dinaikkan oleh catering dalam bentuk beku (frozen) yang kemudian dipanaskan dalam oven sebelum disajikan kepada penumpang.

Selain oven dan microwave untuk memanaskan makanan, galley pesawat juga dilengkapi dengan water boiler dan coffee maker untuk membuat teh dan kopi panas.

Makanan panas untuk penumpang kelas ekonomi biasanya disajikan dalam kotak aluminium, sedangkan kelas bisnis dalam mangkuk porselain tertutup lembaran aluminium atau aluminium foil, sehingga higienis dan mudah untuk dipanaskan ataupun dipindah-pindahkan saat penyimpanan dan penyajian.

meals_served_on_airlines_23

Di atas baki makanan penumpang tersedia salad dan hidangan pencuci mulut (dessert) dalam mangkuk mangkuk kecil melamin atau plastik untuk kelas ekonomi dan porselain untuk kelas bisnis yang tentunya tidak perlu dipanaskan lebih dulu sebelum penyajiannya. Baki baki makanan ini disusun dengan rapi ke dalam trolley oleh catering sebelum dinaikkan ke dalam pesawat.

Peralatan makan seperti  garpu, pisau, sendok makan, sendok kecil biasanya terbuat dari plastik untuk kelas ekonomi dan stainless steel untuk kelas bisnis. Cangkir kopi  untuk kelas ekonomi juga terbuat dari melamin dan porselain untuk kelas bisnis.

Untuk penerbangan lebih dari dua jam biasanya pramugari akan memanaskan makanan penumpang sesaat setelah lepas landas. Sedangkan untuk penerbangan pendek dibawah dua jam, makanan sudah mulai dipanaskan saat penumpang boarding untuk menghemat waktu saat servis nanti.

Selain memanaskan makanan, roti bulat (rolls) dan roti Croissant  yang biasa disajikan saat makan pagi juga harus dihangatkan kecuali bila roti  ini disajikan dalam bungkus plastik.

Setelah makanan (hot meal) selesai dipanaskan, pramugari akan memindahkan makanan-makanan ini dari dalam oven ke atas baki-baki makanan di dalam trolley untuk kemudian disajikan kepada penumpang bersama rolls hangat yang diletakkan dalam keranjang roti.

Setiap airline tentunya memberikan servis yang berbeda-beda kepada penumpang mereka , baik itu bentuk makanan maupun cara penyajiannya.

Yang terpenting adalah senyuman pramugari selalu menyertai dalam setiap penyajian makanan tersebut.

Enjoy Your Meal… Bon appetit… Itadakimasu… Selamat Makan… ;)

About these ads

Posted on April 10, 2013, in Service and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: