Babugari vs Pramugari

Berikut ini percakapan antara seorang Babugari dan Pramugari…

IMG_3653-1Kenapa sih pake ditulis tulis di blog segala?

Biar semua orang tau…

Nggak penting kali, semua juga udah tau.

Tau apa emang nya?

Ya tau kalo pramugari kerjanya, ngangkat ngangkat barang, dorong trolley makanan, kadang jualan, mesti begadang, diomelin penumpang, BABU-gari deh pokoknya…

Hahaha…. jadi situ merasa kalo selama ini mem-BABU ?

ya..eyyaaallaah… jangan dikira enak.

Terus, recurrent training yang didapet selama ini?

Allaah, cuman syaraat.. yang penting bisa tetep valid jalan jalan keluar negeri doong !

Duuh Kasihan yaaa, kalo gitu emang bener… kamu cuman BABU-gari..bukan Pramugari..

Laah !!!! …apa bedanya..????

Jelas beda ! Mau tau bedanya…

Seorang BABU ngga perlu pelatihan khusus, hanya memikirkan kepentingan tuannya, melayani dan mengikuti kemanapun tuannya pergi seperti seorang budak.

Pramugari adalah safety professional yang dilatih secara profesional menurut hukum dan peraturan keselamatan penerbangan internasional.

Mereka mempertaruhkan nyawanya untuk keselamatan penerbangan. Saat bekerja mereka wajib menjalankan semua prosedur penerbangan yang telah diajarkan selama safety training demi keselamatan dirinya sendiri, teman sekerja di dalam pesawat, penumpang serta lingkungan di sekitarnya. Bayangain aja, kalo satu pesawat jatuh terbakar di atas pemukimam padat, orang orang yang nggak ikutan terbang akan turut terkena dampaknya.

Tetep kasih servis kan… sama ajaa..Ya budak lah.. orang semuanya serba di atur nga bebas…..

Servis, membuat pramugari terbiasa membantu dan menolong sesama dan bagian ini untuk kenyamanan penumpang, supaya ngga kelaparan dan kehausan di ketinggian 35.000 kaki. Segala sesuatunya jelas harus diatur dong, dan yang mengatur bukan sembarangan melainkan hukum internasional, dan penerbangan di seluruh dunia harus mematuhinya….. kewwrreenn kan, bukan sekedar peraturan RT/RW.

Hallaah itukan urusan pilot….

Pilot pilot itu ngga punya kaca spion mbak. Makanya pramugari adalah mata dan telinga dari pilot pilot di ruang kemudi. Oleh sebab itu mereka harus selalu waspada.

Capek deh, beloman ngangkatin barang penumpang.

Pramugari akan dengan senang hati membantu mengangkat barang-barang milik anak-anak dan orang-orang yang sudah tua dan penyakitan sehingga tidak mampu menolong dirinya sendiri. Jadi kalo ada orang muda yang menyuruh-nyuruh pramugari untuk ngangkatin barang-barangnya, anggap saja mereka cacat mental sampai ngga sanggup ngurusin dirinya sendiri, karena secara fisik mereka terlihat mampu, kecuali bila mereka meminta tolong dengan baik-baik.

Ribetttt Aahhh  !!!!

Tuh kan… pantesan ngga mau ribet.. ya BABU-gari

Jadi pramugari memang harus ribet makanya nga semua orang bisa, kalo cuman nge-BABU, ya gampaang… hahahaha

Posted on March 26, 2013, in My Story and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Kereeen post nya👍👍👍

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: